Program Studi S2 Fisika UM Perkuat Sinergi Riset Energi Berkelanjutan Melalui Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Program Studi S2 Fisika UM Perkuat Sinergi Riset Energi Berkelanjutan Melalui Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Program Studi S2 Fisika UM di bawah naungan Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), sebagai salah satu anggota Physical Society of Indonesia (PSI), menginisiasi langkah strategis dalam pengembangan material maju melalui riset kolaboratif bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan UPN Veteran Jawa Timur. Kategori kegiatan ini mencakup riset terapan berbasis inovasi material biomassa yang berfokus pada program Riset EQUITY RKI. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh kebutuhan mendesak akan media penyimpanan energi yang efisien dan murah, mengingat potensi limbah sekam padi di Indonesia yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung transisi energi hijau.

Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan protokol optimasi sintesis silika mesopori dari sekam padi sebagai host material bagi paraffin wax dalam sistem Phase Change Material (PCM). Melalui pendekatan Density Functional Theory (DFT) dan Molecular Dynamics, tim peneliti berupaya menghasilkan material komposit silika kristalin–parafin yang memiliki stabilitas termal tinggi untuk aplikasi penyimpanan energi jangka panjang.

Koordinasi riset intensif ini dilaksanakan mulai tanggal 6 April 2026 bertempat di Gedung B22-115 Fisika UM. Secara metodologis, riset melibatkan proses preparasi sampel sekam padi dari berbagai wilayah (seperti Trenggalek dan Gorontalo) melalui tahapan leaching menggunakan larutan HCl, diikuti pencucian dan pengeringan. Pelaksanaan kegiatan ini mencatat total 4 jam layanan (service hours) koordinasi teknis yang melibatkan tim ahli eksperimen dan komputasi guna menyinkronkan data pemodelan dengan hasil laboratorium.

Implementasi riset ini melibatkan 9 pelaksana inti dan dihadiri oleh 15 dosen serta peneliti dari institusi mitra. Hasil penelitian kolaborasi ini menghasilkan luaran dengan performa tinggi, dimana kandungan SiO₂ hingga mencapai 98,4 at%. Terobosan ini juga berhasil mensintesis struktur MCM-41 yang stabil sebagai agen penyimpan energi. Dalam kesempatan ini, Dr. Eny Latifah, M.Si. menyatakan: “Sinergi lintas institusi ini menjadi instrumen krusial dalam berbagi sumber daya keilmuan dan infrastruktur guna mengakselerasi pengembangan teknologi ramah lingkungan yang mampu menjawab tantangan krisis energi global.” Manfaat utama (beneficiaries) dari riset ini ditujukan bagi industri penyedia energi terbarukan dan akademisi di bidang material maju.

Kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), khususnya Target 7.a mengenai peningkatan kerja sama internasional untuk memfasilitasi akses ke penelitian dan teknologi energi bersih. Selain itu, pemenuhan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) diwujudkan melalui Target 17.6 yang menekankan pada kerja sama sains dan teknologi. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, UM dan mitra kolaborator menunjukkan inisiatif hijau dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi komponen energi berkelanjutan. Penggunaan pendekatan komputasi DFT memastikan bahwa setiap tahapan pengembangan material tetap mengedepankan prinsip berbagi sumber daya pengetahuan yang efektif.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *