Departemen Fisika UM Perkuat Kompetensi Pedagogik Global melalui Student Outbound Mobility ke UPSI Malaysia untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas
Sebagai bagian dari PSI Cabang Malang, Prodi S1 Pendidikan Fisika, Departemen Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Malang (UM), secara konsisten berupaya meningkatkan daya saing lulusannya di kancah internasional melalui program pengembangan kompetensi profesional. Kategori kegiatan ini merupakan mobilitas mahasiswa internasional (Student Outbound Mobility) yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan calon guru fisika yang memiliki wawasan pedagogik global. Di tengah tuntutan pendidikan abad ke-21, calon pendidik harus mampu beradaptasi dengan standar akademik lintas negara serta memahami praktik terbaik dalam pengajaran sains di tingkat regional maupun internasional.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa melalui pengalaman akademik di institusi mitra, yakni Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Secara strategis, program ini dirancang untuk memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan komunikasi interkultural, serta membangun jejaring kerja sama akademik yang kokoh antara mahasiswa UM dan sivitas akademika UPSI dalam bidang pendidikan fisika.

Pelaksanaan kegiatan selama lima hari ini menggunakan pendekatan observasi partisipatif dan benchmarking akademik. Tahapan dimulai dengan orientasi akademik untuk menyelaraskan tujuan belajar. Mahasiswa kemudian melakukan observasi pembelajaran di kelas-kelas pendidikan sains UPSI, diikuti dengan kegiatan co-teaching di mana mahasiswa UM berkolaborasi dengan mahasiswa setempat dalam menyajikan materi fisika. Proses ini diakhiri dengan diskusi reflektif dan pertukaran praktik baik (best practices) untuk mengevaluasi perbedaan metodologi pengajaran antara kedua negara.
Program ini berhasil mencapai target indikator kinerja dengan capaian sebagai berikut: Pertama, keterlibatan aktif 4 mahasiswa terpilih dan 1 dosen pendamping dalam 100% rangkaian sesi akademik di UPSI. Kedua, partisipasi total mencapai 31 orang yang mencakup mahasiswa UM, dosen, serta mahasiswa dan staf UPSI dalam forum diskusi ilmiah. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap model pembelajaran berbasis inkuiri yang diterapkan di Malaysia, yang akan diintegrasikan kembali ke dalam praktik pengajaran di tanah air.
Kegiatan ini berkontribusi signifikan pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya SDG 4 Target 4.c yang berfokus pada peningkatan pasokan guru yang berkualifikasi melalui kerjasama internasional untuk pelatihan guru. Selain itu, inisiatif ini mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), spesifiknya SDG 17 Target 17.6 terkait peningkatan kerjasama regional dan internasional Utara-Selatan dan Selatan-Selatan dalam akses terhadap sains, teknologi, dan inovasi melalui penguatan koordinasi antara institusi pendidikan tinggi.
