Perluas Dampak pada Level Internasional, Tim Fisika UM Akselerasi Pendidikan Berkelanjutan dan Digitalisasi Lingkungan melalui International Community Service Smart Eco-Enzyme di Malaysia

Perluas Dampak pada Level Internasional, Tim Fisika UM Akselerasi Pendidikan Berkelanjutan dan Digitalisasi Lingkungan melalui International Community Service Smart Eco-Enzyme di Malaysia

Program Studi S1 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang (UM), salah satu anggota PSI Cabang Malang, menunjukkan komitmen global melalui pelaksanaan International Community Service di Maktab Rendah Sains MARA (MRSM) FELDA Trolak, Perak, Malaysia pada 8 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas, S.Pd., M.Pd. ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengelolaan limbah organik global yang masih bersifat konvensional. Kurangnya akurasi dalam proses fermentasi tradisional menjadi celah bagi integrasi teknologi digital guna mengoptimalkan kualitas produk ramah lingkungan.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mentransformasi edukasi lingkungan melalui penerapan teknologi Smart Eco-Enzyme Monitoring. Selain memberikan keterampilan teknis dalam pemanfaatan sensor dan aplikasi digital bagi siswa internasional, program ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik lintas negara serta menanamkan kesadaran kritis terhadap aksi iklim berbasis bukti ilmiah di tingkat sekolah menengah. 

Pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Tahapan diawali dengan diseminasi teoritis mengenai biokimia eco-enzyme, dilanjutkan dengan demonstrasi integrasi perangkat keras sensor pemantau suhu dan pH. Peserta kemudian dipandu dalam praktik langsung sinkronisasi data melalui Digital Logbook dan aplikasi pemantauan real-time. Proses ini ditutup dengan sesi evaluasi komprehensif untuk mengukur tingkat adaptasi teknologi oleh peserta.

Implementasi program ini memberikan dampak signifikan bagi 80 peserta, di mana 50 siswa MRSM FELDA Trolak bertindak sebagai penerima manfaat utama. Data menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual peserta mengenai teknologi lingkungan sebesar 35% berdasarkan perbandingan evaluasi pra dan pasca-kegiatan. Selain itu, kegiatan ini berhasil menginisiasi penggunaan 1 sistem Digital Logbook terpadu yang kini diadopsi oleh pihak sekolah untuk memantau 15 titik fermentasi limbah organik di area institusi secara presisi.

Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata UM terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan. Pada SDG 4 Target 4.7, kegiatan ini menjamin perolehan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta didik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Terkait SDG 12 Target 12.5, program ini mengedukasi pengurangan produksi limbah melalui daur ulang berbasis teknologi. Untuk SDG 13 Target 13.3, inisiatif ini meningkatkan kesadaran manusia terhadap mitigasi perubahan iklim. Terakhir, melalui SDG 17 Target 17.16, kemitraan internasional ini memperkuat kerja sama global dalam berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *