Prodi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk Review Kurikulum. Kegiatan ini dikategorikan sebagai pengembangan akademik berkelanjutan yang berfokus pada sinkronisasi antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri global. Latar belakang utama pelaksanaan ini adalah untuk merespons percepatan perkembangan teknologi yang menuntut institusi pendidikan tinggi memperbarui standar kompetensi lulusannya agar tetap relevan di kancah internasional.
Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan ulang struktur kurikulum Prodi Fisika agar sejalan dengan standar pendidikan global yang diterapkan oleh Physical Society of Indonesia (PSI), serta mengadopsi praktik terbaik dari institusi terkemuka seperti ITB dan MIT. Hal ini ditujukan untuk menjamin kualitas lulusan yang kompetitif dan memiliki kesiapan kerja tinggi.

Kegiatan dilaksanakan secara daring pada hari Senin, 20 Juli 2026 secara daring dan berlokasi di lingkungan akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Proses review dilakukan melalui metode benchmarking deskriptif dan diskusi panel terfokus (FGD). Pelaksanaan review dipandu oleh narasumber ahli, Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, S.Si, M.Si, Ph.D., yang memberikan rujukan kurikulum berbasis riset multidisiplin dan standar organisasi profesi. Hasil Proses review ini melibatkan sebanyak 16 pelaksana dari kalangan dosen dan tim pengembang kurikulum. Utiya Hikmah, M.Si. selaku Anggota Physical Society of Indonesia (PSI) Cabang Malang menyatakan, “Penyelarasan kurikulum fisika dengan standar internasional melalui kemitraan pendidikan yang kuat merupakan kunci untuk menjamin kesetaraan pendidikan dan membekali lulusan dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan global dalam semangat pembelajaran sepanjang hayat.“
Kegiatan ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya pada Target 4.3 yang menekankan pada akses pembelajaran yang setara terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan pendidikan terjangkau bagi semua. Seluruh rangkaian pembaruan kurikulum ini didesain untuk memfasilitasi budaya pembelajaran sepanjang hayat yang adaptif terhadap perubahan zaman.
