Departemen Fisika UM Gelar Pelatihan Guru di SMAN 1 Kademangan Melalui Digitalisasi Pembelajaran Sebagai Strategi Mewujudkan Pendidikan Terjangkau dan Berkualitas

Departemen Fisika UM Gelar Pelatihan Guru di SMAN 1 Kademangan Melalui Digitalisasi Pembelajaran Sebagai Strategi Mewujudkan Pendidikan Terjangkau dan Berkualitas

Program Studi S1 Fisika, Departemen Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan misi PSI dalam menyelesaikan permasalahan di sekitar dan memberikan dampak yang sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Kegiatan ini dikategorikan sebagai pengembangan kapasitas profesional guru berbasis teknologi digital yang dirancang untuk menjawab tantangan fundamental dalam ekosistem pendidikan modern. Latar belakang utama inisiatif ini adalah urgensi adaptasi guru terhadap kemajuan teknologi digital yang harus dibarengi dengan etika pemanfaatan yang bertanggung jawab serta perlunya upaya menjaga dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan metodologis para guru dalam mengelola media pembelajaran interaktif serta Learning Management System (LMS). Fokus strategisnya adalah menjembatani kesenjangan digital di lingkungan sekolah dan memastikan bahwa implementasi teknologi dapat meningkatkan efektivitas transfer pengetahuan secara etis dan berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan Tahap 1 berlangsung pada tanggal 17 Juli 2026 yang berpusat di SMAN 1 Kademangan, Blitar, serta melalui platform daring. Pelaksanaan pengabdian ini mencakup 4 jam pelatihan intensif yang terbagi ke dalam sesi identifikasi tantangan pembelajaran dan lokakarya pengenalan media interaktif. Tim pelaksana yang dipimpin oleh Dr. Robi Kurniawan, M.Si., bersama tiga anggota dosen lainnya (Dyah Palupi Rohmiati, M.Pd., Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas, S.Pd, M.Pd., dan Prawitasari, M.Si.) dan dibantu oleh 4 mahasiswa, menerapkan metode pendampingan terstruktur untuk memastikan setiap materi dapat diserap dengan maksimal.

Kegiatan ini melibatkan 61 guru dari berbagai mata pelajaran di SMAN 1 Kademangan sebagai penerima manfaat utama. Hasil kegiatan ini digunakan sebagai strategi dalam meningkatkan pemahaman fundamental mengenai pengoperasian LMS untuk kelas interaktif. Yudianti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Kademangan, memberikan apresiasinya: “Integrasi teknologi dalam kurikulum melalui kemitraan strategis dengan UM ini merupakan langkah transformatif untuk memastikan kesetaraan pendidikan dan relevansi pedagogis di era digital, khususnya guru dan SMAN 1 Kademangan memiliki wawasan yang berharga untuk digunakan sebagai cara untuk meningkatkan prestasi murid selama pembelajaran.”

Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi UM sebagai salah satu anggota aktif PSI terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) khususnya Target 4.c dalam meningkatkan pasokan guru yang terqualifikasi melalui pelatihan guru. Selain itu, kegiatan ini memperkuat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kemitraan pendidikan yang solid antara perguruan tinggi dan sekolah menengah. Kolaborasi berkelanjutan ini memfasilitasi pertukaran pengetahuan yang krusial untuk menciptakan sistem pendidikan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kesetaraan pendidikan yang diupayakan dalam program ini, diharapkan kesenjangan kualitas instruksional antar wilayah dapat direduksi secara bertahap.

Tantangan utama yang diidentifikasi adalah variasi tingkat literasi digital awal di antara peserta yang cukup lebar. Sebagai rekomendasi pemecahan masa depan, diperlukan pendampingan berkala yang lebih spesifik pada level teknis (micro-learning) serta penyediaan platform repositori bersama untuk menjaga keberlanjutan hasil pelatihan agar tidak berhenti pada fase sosialisasi saja.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *